Rabu, 13 Maret 2019

KUNCI RUMAH TANGGA HARMONIS



      Kunci utama keharmonisan sebenarnya terletak pada kesepahaman hidup suami dan isteri. Karena kecilnya kesepahaman dan usaha untuk saling memahami ini akan membuat keluarga menjadi rapuh. Makin banyak perbedaan antara kedua belah fihak maka makin besar tuntutan pengorbanan dari kedua belah fihak.Jika salah satunya tidak mau berkorban maka fihak satunya harus banyak berkorban.Jika pengorbanan tersebut telah malampaui batas atau kerelaannya maka keluarga tersebut terancam.Maka fahamilah keadaan pasangan, baik kelebihan maupun kekurangan yang kecil hingga yang terbesar untuk mengerti sebagai landasan dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Membina keharmonisan rumah tangga akan berhasil tergantung dari penyesuaian antara kedua belah fihak dan bagaimana mengatasi kesulitan-kesulitan, maka kedua belah fihak harus memperhatikan:

1. Menghadapi kenyataan. Suami isteri perlu menghadapi kenyataan hidup dari semua yang   terungkap dan tersingkap sebagai suatu tim, dan menanggulanginya dengan bijaksana untuk menye-lesaikan masalah.
2. Penyesuaian timbal balik. Perlu usaha terus menerus dengan saling memerhatikan,mengungkapkan cinta dengan tulus, menunjukkan pengertian, penghargaan dan saling memberi   dukungan, semangat.
3. Latar belakang suasana yang baik. Untuk menciptakan suasana yang baik, dilatar belakangi oleh pikiran-pikiran, perbuatan dan tindakan yang penuh kasih sayang. Maka macam-macam perasaan jengkel, kecewa, tidak adil yang bisa menimbulkan prasangka, curiga yang mewarnai suasana hubungan suami-isteri dan mempengaruhi hubungan intim mereka harus di jauhi.

Kesibukan atau kegiatan yang berlebihan pada suami atau isteri, sehingga tersita waktu untuk memupuk dan memelihara suasana baik, akrab akan mengganggu hubungan intim. Karena itu diperlukan usaha untuk menciptakan suasana dengan memperhatikan:
1. Masing-masing tidak kehilangan individualitas.
2. Azaz berbagi bersama diterapkan seluas mungkin
3. Berusaha menjauhkan dan menghentikan kebiasaan atau cara yang tidak disenangi suami atau isteri
4. Setiap tindakan dan keputusan penting harus dibahas terlebih dahulu untuk memelihara kepercayaan dan kerjasama antar pasangan.
5. Setiap pasanga hendaknya menambah kebahagiaan pasangannya.

Karenanya dalam kehidupan rumah tangga, para anggota keluarga terutama suami istri harus menjaga dari hal yang membuat hilangnya cinta kasih tersebut.
1. Jagalah diri dari watak yang keras untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
2. Perlakukan orang lain dan keluarga dengan penuh perhatian dan menjaga dari perbuatananiaya untuk menciptakan iklim yang harmonis.
3. Jaga ucapan buruk agar anggota keluarga merasa aman dan tentran agar keluarga tetap harmonis

Keluarga  harmonis yang kita inginkan akan berhasil kalau landasan utama yang dipakai adalah agama.  Apabila suami istri dan anggota keluarga mempunyai pengetahuan agama yang baik insya Allah keluarga harmonis yang kita inginkan akan tercapai.

                                                   ====0000=====

SOAL GAMBAR TEKNIK : ALAT DAN KELENGKAPAN GAMBAR

Program Studi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan
Mata Pelajaran                : Gambar Teknik
Kelas / Semester               : X TKR 
Waktu                               : 60 Menit
Bentuk Soal                      : Pilihan Ganda
Jumlah Soal                      : 20 Soal
Pilihlah jawaban yang tepat !

1. Alat gambar yang paling banyak dipakai untuk latihan menggambar atau menggambar teknik dasar otomotif adalah......... 
     A. Pengaris 
     B. Jangka
     C. Penghapus
     D. Rapido
     E. Pensil

2. Untuk memulai menggambar teknik otomotif sebaiknya dipilih pensil yang........... 
A. Keras
B. Lunak
C. Baru
D. Lama
E. Mahal

3. Pensil gambar yang isi dan batangnya menyatu disebut......... 
A. Pensil kayu
B. Pensil batang 
C. Pensil mekanik 
D. Pensil warna 
E. Pensil tulis 

4. Pensil yang isinya dapat diisi ulang adalah..... 
A. Pensil mekanik 
B. Pensil batang 
C. Pensil kayu
D. Pensil tulis 
E. Pensil warna 

5. Cara menyempurnakan gambar dengan menggunakan tinta, bisa menggunakan kertas...... 
A. Manila
B. HVS
C. Strimin
D. Roti
E. Kalkir

6. Untuk membuat bagan/ sketsa, sifatnya sementara dengan pendekatan skala pada dasar kertas tersebut menggunakan kertas.......
A. Padalarang
B. Manila
C. Strimin
D. Milimeter blok
E. Kalkir

7. Penggunaan rapido untuk menggambar dengan teknik tinta dianggap lebih praktis dari pada dengan......... 
A. Trekpen 
B. Rapido
C. Jangka
D. Pensil mekanik 
E. Pensil warna 

8. Penggaris yang sering digunakan untuk menggambar teknik adalah penggaris T dan penggaris............
A. Busur
B. Meteran
C. Segitiga
D. Busur dan meteran
E. Segitiga dan Busur 

9. Cara membuat garis lengkung yang tidak dapat dibuat dengan jangka menggunakan.......
A. Mal bentuk 
B. Meja gambar 
C. Mal lengkung 
D. Mesin gambar 
E. Penggaris 

10. Untuk mendapatkan garis dengan ketebalan yang merata dari ujung ke ujung maka kedudukan pensil sewaktu menarik garis harus dimiringkan............ 
A. 30°
B. 40°
C. 60°
D. 70°
E. 90°

11.  Penggaris yang terdiri atas dua bagian, bagian mistar panjang dan bagian kepala berupa mistar pendek tanpa ukuran yang bertemu membentuk sudut 90° adalah....
A. Penggaris T
B. Penggaris segitiga
C. Penggaris T dan penggaris segitiga
D. Busur
E. Meteran

12. Alat gambar yang di gunakan untuk membuat lingkaran dengan cara menancapkan salah satu ujung batang pada kertas gambar sebagai pusat lingkaran dan yang lain berfungsi sebagai pensil untuk menggambar garis lingkarannya adalah....
A. Jangka
B. Penggaris
C. Pensil
D. Rapido
E. Busur

13. Jangka yang dipakai dalam memuat gambar teknik otomotif biasanya terbuat dari...
A. Plastik 
B. Besi
C. Aluminium
D. Kuningan 
E. Tembaga

14. Software yang bisa dipakai untuk membuat gambar teknik, kecuali...
A. AutoCAD
B. SolidWorks
C. CATIA
D. Microsoft visio
E. Pagemaker

15. Jari-jari lingkaran pada jangka bisa di ubah dengan mengubah sudut yang di bentuk oleh...
A. Engsel
B. Kaki
C. Jarum
D. Ujung pensil
E. Kaki dan pensil

16. Kertas gambar untuk menggambar teknik otomotif, kecuali....
A. Padalarang
B. Manila
C. Strimin
D. Kalkir
E. Koran

17. Kertas gambar yang dipakai untuk membuat gambar teknik otomotif yang memiliki permukaan halus dan transparan adalah....
A. Padalarang
B. Manila
C. Stimin
D. Roti
E. Kalkir

18. Kertas kalkir tidak akan rusak bila gambar dihapus sebab...
A. Daya lekat molekul-molekulnya cukup kuat
B. Kertasnya kuat
C. Daya lekat molekul-molekulnya lemah
D. Kertasnya tipis
E. Kertasnya tebal

19. Ukuran kertas kalkir yang beredar di pasaran biasanya dinyatakan dengan...
A. Panjangnya
B. tebalnya
C. Beratnya (miligram)
D. Kelasnya
E. Diameternya

20. Ukuran gambar teknik otomotif sudah di tentukan berdasarkan....
A. Perkiraan
B. Besar gambar yang akan dibuat
C. Ukuran kertas
D. Standar
E. Cara menggambar

Sumber : Buku Gambar Teknik Otomotif, Kelas X

Selasa, 12 Maret 2019

BADU SANG JUARA

Hari ini Badu bangun lebih pagi dari biasanya. Setelah merapikan tempat tidur dia bergegas untuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Setelah mandi dia mengerjakan sholat subuh. Kemudian Badu berganti pakaian untuk segera pergi ke meja makan untuk sarapan pagi. Di tempat makan sudah di sambut oleh ibundanya.
            “Badu, hari ini kamu kok bangun lebih awal, memang mau kemana nak ?” tanya ibunya
            “Hari ini pelajaran olah raga, ibu. Ada lomba lari sejauh 5 km dengan bapak guru Karbani bu” jawab Badu.
            “Oh gitu ya, memang kamu bisa lari ?” tanya ibu seakan tidak percaya akan kemampuan Badu.
            “Yah,ibu nggak percaya ya dengan kemampuanku berlari “ bela Badu.
            “Percaya sih, apalagi ayahmu dulu seorang pelari “ jawab ibu sambil memberi uang saku kepada Badu.
            Setelah semuanya selesai, Badu berpamitan untuk pergi ke sekolah. Diambilnya sepeda BMX hitam miliknya. Langsung dikayuhnya sepeda dengan riang gembira. Bayangannya hanya lomba lari yang akan diadakan disekolah hari ini saat pelajaran olah raga. Dia membayangkan bahagianya menjadi juara.
****
            Pak Karbani guru olah raga belum memasuki ruang kelas, tetapi anak-anak kelas V SD Miri 1 sudah berganti pakaian olah raga. Mereka Nampak senang akan melakukan lomba lari sejauh 5 km hari ini. Pakaian olah raga seragam kebanggaan SD Miri 1 sudah dikenakan semua.
            “Assalamu alaikum, anak-anak “ sapa pak Karbani saat memasuki ruang kelas.
            “Waalaikum salam pak” jawab anak-anak dengan serentak
            “Hari ini kita akan mengikuti lomba lari. Apakah kalian sudah siap mengikuti lomba ini ?”
             “Siap pak !” jawab anak-anak dengan semangat 45.
             “Baik kalau semua sudah siap mari kita menuju lapangan!”perintah pak Karbani
              “Baik pak!”
    
              Pak Karbani dan semua anak murid bersama-sama menuju lapangan di sana sudah banyak siswa-siswi dari kelas lain yang sudah menunggu acara lomba lari di mulai.
            “Anak-anak mari kita mulai,bersiap 3 2 1 mulai!”seru pak Karbani sambil mengangkat bendera pertanda lomba lari dimulai.
            Bagai anak panah yang terlontarkan dari busurnya,semua siswa berlari berebut untuk cepat sampai di garis finish. Badu pun nampak mulai berlari diantara teman-temannya. Badu dengan semangat berlari untuk menjadi yang terbaik. Nampak Badu mulai meninggalkan teman-temannya. Namun setelah berjarak 2 km Badu mulai lari dengan terpincang-pincang kesakitan dan akhirnya di tengah lomba berhenti sejenak. Teman-teman yang lain mulai melewati Badu. Ada teman wanita yang perhatian denagnnya dan menolong Badu untuk diobati.
            “Badu kamu kenapa seperti orang kesakitan begitu?”tanya Lies gadis manis teman Badu.
“Sepertinya kakiku terkilir”jawab Badu
            “Ya sudah aku antar kamu ke posko kesehatan untuk di obati”ajak Listyani
            “Tidak usah Lisyani,nanti juga sembuh.Kamu lanjutkan saja lomba lari ini!”seru Badu
            “Tidak apa-apa aku akan mengantarkan kamu ke posko kesehatan terlebih dahulu setelah itu aku akan melanjutkan perlombaan ini.”kata Listyani.
            “Baik kalau itu mau mu”jawab Badu
            Di tengah perjalanan menuju posko kesehatan ada teman yang tidak pernah suka dengan Badu dia bernama Robby dia selalu mengejek,menghina dan mencela Badu
            “Makanya jadi orang jangan sok kuat lomba lari, mentang-mentang jago langsung meninggalkan teman-temannya ” seru Robby
            “Eh kamu Robby kamu jangan kayak gitu dong  sama Badu dia kan terkena musibah jadi jangan di ejek dong “jawab Listyani nampak kesal terhadap Robby
            “Sudah tidak apa-apa Listyani“ jawab Badu sambil berbisik kepada temannya itu.
            Setelah di obati Badu melanjutkan perlombaan dengan sekuat tenaga ingin mengejar teman-temannya yang didepan.Setelah 1km Badu sudah bisa mendekati Robby. Robby pun kesal sudah didekati Badu dan memancing Badu dengan ejekan.
            “Hey Badu jika ingin kalah ya sudah jangan berlari lagi di area ini “ ejekan Robby
            Setelah mendapatkan ejekan dari Robby Badu pun mulai semangat lagi ketika hampir sampai di garis finish Robby pun datang lagi untuk mengejek dan menghina Badu
            “Sudahlah kamu minggir saja!”seru Robby dengan muka licik dan sombong.
            “Kali ini aku harus semangat untuk menang tinggal 1km lagi aku harus berlari dengan sekuat kemampanku “ ucap Badu dalam hati
            Setelah mendapatkan ejekan dari Robby itu yang membuat Badu semangat lagi utuk melajutkan perlombaan ini. Dengan sekuat tenaga yang Badu miliki tidak bepikir panjang Badu pun membalap Robby.
            “Sampai jumpa di garis finish ya “ ucap Badu kepada Robby
            “Awas kamu Badu palingan juga aku yang akan menang di pertandingan ini “ ucap Robby (di dalam hatinya)
            Badu pun mulai lari dengan sekuat kuatnya dan akhirnya Badu pun bisa mengalahkan Robby dan sampai di garis finish lebih dahulu.
            Akhirnya lomba lari itu dimenangkan oleh Badu. Dia menjadi juara, teman-temannya memanggil Badu dengan sebutan sang juara. Teman-temannya mengucapkan selamat termasuk Robby. Namun Badu juga mengucapkan terima kasih kepada temannya Listyani yang sudah menolong dan membantunya mengobati sakitnya.
Pelajaran yang dapat dipetik : Jangan mudah menyerah, jangan mudah marah dengan ejekan teman, justru menjadi penambah semangat Serta jangan melupakan kebaikan teman.

BINTANG KEHIDUPAN


Siang berganti malam matahari menyelinap diperaduannya
Akan datang bintang yang bercahaya menemani langit yang kelam
Bintang berlomba memancarkan cahaya tanpa paksaan
Hadirnya sinar bintang selalu menjadi dambaan

Bintang-bintang diangkasa raya,bersinarlah
Dengan sinarmu yang berwarna warni aku tak kesepian
Dengan adanya sang bintang yang bertaburan
Langitpun tersenyum bersama sang malam

Bintang, bersinarlah agar aku memandangmu nampak riang
Bintang, bersinarlah agar aku selalu merindukan sang malam
Terangilah hatiku yang sedang rindu meradang
Agar dengan cahayamu rinduku kan menghilang

Bagaimana Agar Rumah Tangga Tetap Harmonis

Rumah tangga di bangun dari dua insan yang berbeda jenis kelamin, dua insan yang lahir dari dua ibu yang berbeda, dua anak manusia yang terlahir dan besar dari lingkungan yang berbeda. Kedua insan ini disatukan lewat perkawinan diharapkan menjadi satu keluarga yang sakinah  mawaddah  warohmah. Apakah kalau sudah disatukan tidak ada perbedaan lagi ? jawabannya tentu pasti ada. Lalu  bagaimana kita  sebagai suami istri tersebut bisa meminimalisir perbedaan tersebut agar keluarga menjadi keluarga yang harmonis


Keluarga menurut tata bahasa Indonesia berarti ibu dan bapak beserta anak-anaknya, orang seisi rumah yang menjadi tanggungan, kaum / sanak saudara, kaum kerabat yang sangat mendasar dalam masyarakat.Keluarga merupakan unit terkecil didalam masyarakatyang terdiri dari kepala keluarga dan anggota keluarga yang tinggal di suatu tempat dan didalam satu atap dengan saling ketergantungan. Didalam keluarga ada bapak, ibu dan anak atau bias juga bapak dan anak atau ibu dan anak. Dalam keluarga diikat oleh hubungan darah, perkawinan atau adopsi. Yang memiliki peran masing-masing sosial dan hidup bersama di masyarakat

Sedangkan kata harmonis menurut tata bahasa adalah bersangkut paut dengan (mengenai) harmoni; seia sekata. Jadi Harmonis berarti kondisi seia sekata diantara anggota keluarga. Keharmonisan akan terwujud jika didalamnya ada sikap saling menghargai dan menyayangi antar anggota keluarga. Alangkah indahnya apabila keharmonisan ini dapat terwujud.

Definisi keluarga harmonis yaitu keluarga yang terdiri dari ibu dan bapak beserta anak-anaknya  yang seia sekata saling menghargai dan menyayangi  antar anggota keluarga. Keluarga harmonis juga bisa diartikan keluarga yang rukun berbahagia, tertib, disiplin, saling menghargai, penuh pemaaf, tolong menolong dalam kebaikan antar anggota. Keluarga bisa harmonis apabila anggota keluarga, suami-istri dapat rukun jika masing-masing mensyukuri apa yang ada pada pasangannya.

Perbedaan dalam keluarga merupakan hal biasa karena suami istri adalah dua orang yang berbeda, yang dibesarkan oleh keluarga yang berbeda untuk itu diperlukan saling pengertian  kedua belah pihak agar dapat menyesuaikan diri. Keluarga harmonis hanya akan tercipta kalau kebahagiaan salah satu anggota berkaitan dengan kebahagiaan anggota-anggota keluarga lainnya yaitu tercapainya keinginan, cita-cita dan harapan dari semua anggota serta sedikit pertengkaran dalam pribadi masing-masing anggota keluarga.

Keluarga harmonis merupakan keluarga yang penuh dengan ketenangan, ketentraman, kasih sayang, keturunan dan kelangsungan generasi masyarakat, belas-kasih dan pengorbanan, saling melengkapi dan menyempurnakan, serta saling membantu dan bekerja sama. Keluarga yang harmonis atau keluarga bahagia adalah apabila kedua pasangan tersebut saling menghormati, saling menerima, saling menghargai, saling mempercayai, dan saling mencintai.

Keluarga bahagia adalah apabila seluaruh anggota keluarga merasa bahagia yang ditandai oleh berkurangnya rasa ketegangan, kekecewaan, dan puas terhadap seluruh keadaan dan keberadaan dirinya (eksistensi dan aktualisasi diri) yang meliputi aspek fisik, mental, emosi, dan sosial.

Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa keharmonisan rumah tangga adalah terciptanya keadaan yang sinergis diantara anggotanya yang di dasarkan pada cinta kasih, dan mampu mengelola kehidupan dengan penuh keseimbangan (fisik, mental, emosional dan spiritual) baik dalam tubuh keluarga maupun hubungannya dengan yang lain, sehingga para anggotanya merasa tentram di dalamnya dan menjalankan peran-perannya dengan penuh kematangan sikap, serta dapat melalui kehidupan dengan penuh keefektifan dan kepuasan batin.

Dalam menciptakan keluarga harmonis maka perlu diperhatikan factor-faktor berikut ini :
 1.      Perhatian. Yaitu menaruh hati pada seluruh anggota keluarga sebagai dasar utama hubungan baik antar anggota keluarga.
 2.      Pengetahuan. Perlunya menambah pengetahuan tanpa henti-hentinya untuk memperluas wawasan sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan keluarga.
 3.      Pengenalan terhadap anggota keluarga. Hal ini berarti pengenalan terhadap diri sendiri dan Pengenalan diri sendiri yang baik penting untuk memupuk pengertian-pengertian.
 4.      Bila pengenalan diri sendiri telah tercapai maka akan lebih mudah menyoroti semua kejadian dan peristiwa yang terjadi dalam keluarga..
 5.      Sikap menerima. Langkah lanjutan dari sikap pengertian adalah sikap menerima, yang berarti dengan segala kelemahan, kekurangan, dan kelebihannya, ia seharusnya tetap mendapatkan tempat dalam keluarga.
 6.      Peningkatan usaha. Setelah menerima keluarga apa adanya maka perlu meningkatkan usaha. Yaitu dengan mengembangkan setiap dari aspek keluarganya secara optimal, hal ini disesuaikan dengan setiap kemampuan masing-masing, tujuannya yaitu agar tercipta perubahan-perubahan dan menghilangkn keadaan kebosanan dan kestatisan.
 7.      Penyesuaian harus selalu mengikuti setiap perubahan baik dari fihak orang tua maupun anak.

Keluarga harmonis atau keluarga bahagia adalah apabila dalam kehidupannya telah memperlihatkan faktor-faktor berikut:
 1.      Faktor kesejahteraan jiwa. Yaitu rendahnya frekwensi pertengkaran dan percekcokan di rumah, saling mengasihi, saling membutuhkan, saling tolong-menolong antar sesama keluarga, kepuasan dalam pekerjaan dan pelajaran masing-masing dan sebagainya yang merupakan indikator-indikator dari adanya jiwa yang bahagia, sejahtera dan sehat.
 2.      Faktor kesejahteraan fisik. Seringnya anggota keluarga yang sakit, banyak pengeluaran untuk kedokter, untuk obat-obatan, dan rumah sakit tentu akan mengurangi dan menghambat tercapainya kesejahteraan keluarga.
 3.      Faktor perimbangan antara pengeluaran dan pendapatan keluarga. Kemampuan keluarga dalam merencanakan hidupnya dapat menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran dalam keluarga.

                                                          === 0000===

CINTA ABADI


Cinta membuat kita senang. Pun cinta membuat hati meradang. Apakah kita merasakan datangnya cinta. Apakah kita bergembira dengan adanya cinta. Bagaimana rasanya kala cinta itu datang untuk pertama kalinya.
******

         Aku tak tahu pasti cinta pertama itu yang seperti apa. Saat ku sekolah SMA aku belum berani yang namanya pacaran. Namun saat SMA aku mengenal gadis yang cantik jelita berambut panjang dengan pembawaan yang kalem. Gadis ini sebut saja Ratna sebetulnya sudah ku kenal sejak SMP namun masih ku anggap teman biasa. Saat SMA inilah diam- diam ku memperhatikannya terutama saat datang ke sekolah dan saat pulang sekolah.
          Aku dan Ratna berangkat sekolah kadang bersama satu angkutan kota namun lebih sering berangkat tidak bersama. Saat sampai gerbang sekolah aku dan Ratna bertemu pandang dan saling melempar senyum. Apakah bentuk perhatianku kepada Ratna ini termasuk cinta pertama, entahlah. Yang pasti ada rasa rindu apabila kami tidak bertemu.
          Karena seringnya pertemuan kami akhirnya kami sering bercanda saat berjumpa hingga pertemanan kami semakin akrab. Namun pertemanan ini belum berlanjut ke pertemanan yang lebih serius karena aku tidak punya keberanian untuk mengungkapkan kata "cinta" . Saat Ratna belum sampai sekolah aku selalu menunggunya didepan gerbang sekolah. Begitu juga saat aku belum sampai Ratna dan temannya gantian yang menunggu. Inilah yang bisa kami lakukan yang menimbulkan perasaan aneh di hati ini.
          Saat pulangpun kami bertemu sekedar saling sapa dan melempar senyuman. Kadang kami pulang bersama satu angkutan kota kadang kami pulang sendiri. Pertemanan kami berjalan terus sampai kami lulus dari SMA. Setelah lulus akhirnya kami berpisah sebelum ada kata cinta terucapkan.
" Ratna setelah SMA kamu mau melanjutkan sekolah nggak "? tanya ku saat pulang sekolah
" Aku nggak sekolah Agung, aku ingin kerja saja" jawab Ratna.
Itulah percakapan terakhir sebelum kami berpisah selepas dari SMA. Pertemuan terakhir itu membekas di hati saat Ratna mau kuajak sekedar jalan-jalan ke kota Baturetno. Aku mengajak Ratna makan bakso di kota Baturetno. Kami bercerita, bertukar pikiran dan bercanda. Pokoknya sore itu sehabis pulang sekolah aku manfaatkan sebaik mungkin bersama dengan Ratna. Nampak ada wajah yang ceria pada diri Ratna dan saat selesai makan bakso aku katakan padanya.
“Ratna, sudah lama aku memendam perasaan aneh ini” kataku memulai pembicaraan
“ Perasaan aneh apa Agung “? Tanya Ratna seakan tidak sabar ingin mengetahui jawabannya.
“Kita tahu, kita sudah kenal lama, kita juga saling perhatian. Apakah Ratna sudah punya pacar ? Kalau belum apakah Ratna mau menerima cintaku “tanyaku dengan perkataan dan pertanyaan yang memberondong seperti peluru keluar dari pistolnya.
Lama Ratna tidak menjawabnya, entah apa yang dia pikirkan, sampai akhirnya keluarlah dari bibirnya yang tipis jawaban yang membuatku terbang tinggi melayang di awan.
“iya Agung, aku mau menerima cintamu apa adanya “ jawab Ratna lirih
“ Alhamdulillah…!! Teriakku kencang sambil memegang lembut tangan Ratna.
Diterminal bis kota Baturetno sore itu menjadi saksi bahwa aku mengutarakan cintaku yang pertama yang sudah beberapa waktu aku pendam dalam-dalam. Setelah kejadian yang menyenangkan tersebut akhirnya kami pulang ke rumah masing-masing dengan naik bus kecil. Di dalam bus yang ada hanya cerita ceria diantara kita.
*******
          Semenjak itu kami terpisah cukup lama, aku meneruskan kuliah di perguruan tinggi negeri di Solo sedangkan Ratna bekerja di Sukoharjo. Jarak dan waktu telah memisahkan kita, tidak ada kabar berita diantara kita berdua. Kita belum punya handphone sehingga tidak bisa mengirim kabar. Cinta yang ada perlahan mulai pudar seiring terdengar Ratna akan menikah dengan rekan kerjanya.
         Setelah 4 tahun berpisah aku dan Ratna dipertemukan lagi dalam bis kota Aneka Jaya saat aku pulang dari kuliah akhir pekan dari Solo sedangkan Ratna pulang dari bekerja di Sukoharjo. Tanpa sengaja aku bertemu Ratna yang sekarang lebih cantik dan  lebih menarik dibanding saat SMA. Namun pertemuan ini dingin terasa karena dibayanganku Ratna sudah milik orang lain. Sangat disayangkan aku tidak bertanya langsung pada Ratna betul tidak dia akan menikah. Egoku lebih besar sehingga aku hanya diam saja saat bertemu tadi.
          Lama kami tidak bertemu, aku akhirnya pergi ke Jakarta untuk mencari kerja. Aku bekerja menjadi guru di salah satu sekolah STM swasta di Jakarta. Ternyata Ratna juga ada di Jakarta, Allah takdirkan kami bertemu. Akhirnya aku tanyakan tentang kabar bahwa dia mau menikah dengan rekan kerjanya. Ternyata dia tidak jadi menikah karena tidak disetujui orang tuanya. Akhirnya ku tegaskan lagi cintaku padanya dan Ratna menerimanya dengan tulus. Inilah cinta pertamaku karena cinta inilah yang menghantarkanku ke jenjang pernikahan.
                                                                ==Tamat==

CINTA PERTAMA



         Satria itu nama pemuda desa, berumur 30 tahun. Memiliki wajah yang sebetulnya  ketampanannya biasa saja cuma karena dia pandai bergaul maka banyak yang menyukainya. Satria dilahirkan dilereng gunung payung desa Sukarindu dikecamatan Giriwoyo Wonogiri. Bapaknya bernama pak Sukarto dan ibunya bernama ibu Suyati. Bapak dan ibunya seorang petani dengan tanah garapan sawah 2 petak kecil. Untuk kehidupan sehari- hari selain petani pak Sukarto juga seorang pedagang hewan. Saat hari pasaran hewan di Pracimantoro pak Sukarto menjual kambing atau sapi yang dibelinya dari tetangganya. Untuk kehidupan sehari-hari keluarga ini hidup pas-pasan.
         Walaupun hidup pas-pasan keluarga pak Sukarto nampak bahagia. Mereka mempunyai 2 anak yaitu Satria dan Yuliani. Keluarga ini pekerja keras hingga Satria bisa menyelesaikan sekolah SMA dan dengan bantuan saudaranya bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan Yuliani sekarang duduk dibangku SMA. Untuk saat ini Satria sudah bekerja di Jakarta sebagai guru di sebuah SMK Negeri. Satria menjadi guru honorer sehingga untuk gaji yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian bahkan kurang. Satria juga menjadi pengajar di lembaga bimbel SD di Jakarta Selatan sepulang dari mengajar. Setiap hari Minggu berjualan di lapangan Gelora Senayan sekedar menambah penghasilan.
         Sebelum bekerja di Jakarta, Satria pernah mengutarakan cinta pertama nya dengan Ratna gadis ayu dengan kulit kuning langsat dan senyumnya yang menawan. Dengan potongan rambut yang pendek membuat dia banyak dikejar para lelaki. Beruntunglah Satria mendapatkan cinta Ratna. Mereka sudah kenal sejak SMP dan saat SMA cinta mereka bersemi. Ibaratnya saat sekolah mereka tidak terpisah selalu bersama baik saat datang maupun pulang ke sekolah. Gita cinta SMA semakin menegaskan cinta mereka. Cinta mereka juga sudah diketahui kedua orang tua masing-masing dan tidak ada keberatan antar orang tua. Cinta Satria dan Ratna harus berpisah saat mereka lulus dari SMA.
" Ratna setelah SMA kamu mau melanjutkan sekolah nggak "? tanya Satria saat mereka pulang sekolah
" Aku nggak sekolah Satria, aku ingin kerja saja" jawab Ratna.
Itulah percakapan terakhir mereka sebelum berpisah selepas dari SMA. Maka sejak perpisahan itu mereka tidak bertemu, Ratna bekerja di Sukoharjo sedangkan Satria dengan bantuan dana dari saudaranya meneruskan sekolah di Solo. Pernah suatu saat mereka bertemu namun pertemuan tersebut hanya sekedar basa basi dan meninggalkan kesedihan dihati Satria setelah mengetahui Ratna sudah bertunangan dengan rekan kerjanya. Hati Satria hancur mendengar hal tersebut maka setelah lulus dia mengembara ke Jakarta untuk menghilangkan bayangan Ratna.
*******
         Setelah bekerja selama 6 bulan Satria berkenalan dengan tetangga kontrakannya. Satria berkenalan dengan Sarah gadis dari Pekalongan dengan perawakan tinggi semampai, hitam manis dan baik hati. Sarah bekerja di sebuah kantor di Tanah Abang. Awal pertemuan yang tidak sengaja yaitu saat Sarah menegur Satria yang dia kira teman SMA nya. Ternyata kesalahan ini membuat jalan perkenalan mereka. Maka semenjak itu perkenalan mereka semakin akrab saja. Tiap ada kesempatan diwaktu istirahat pasti Satria menelepon Sarah hanya sekedar mengabarkan keadaannya.
          Namun saat cinta Satria kepada Sarah sedang mesra-mesranya, tanpa sengaja Satria bertemu kembali dengan Ratna di stasiun Tanah Abang. Pertemuan tersebut digunakan oleh Ratna untuk menjelaskan kepada Satria tentang kesalahpahaman bahwa Ratna akan menikah dengan rekan kerjanya itu hanya cerita bohong. Mendengar hal tersebut Satria jadi bingung di satu sisi ada Sarah yang menemani dia, disatu sisi cinta pertamanya kembali lagi. Kepala nya pusing apalagi Sarah mengatakan orang tuanya menunggu kehadirannya untuk meminangnya. Namun akhirnya Satria memilih Ratna sebagai pilihannya untuk menjadi calon istrinya karena dia mengenal Ratna sejak lama. Ternyata pilihan Satria tepat dimana akhirnya Ratna menjadi jodohnya, menjadi istrinya dan menjadi calon ibu bagi anak-anaknya. Cinta pertama memang dahsyat effeknya terhadap perjalanan hidup manusia.

HAKEKAT GURU

HAKEKAT GURU Pengertian guru menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti orang yang mengajar. Jika profesinya mengajar baik di seko...