Sabtu, 30 Maret 2019

Duka ku ditinggal Orang-Orang Tercinta

     
       Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah (Q.S. Al-Hadid : 22)


       Siang itu posisiku berada di puncak didaerah Bogor sedang mendampingi siswa yang melakukan latihan dasar kepemimpinan  (LDK) yang diadakan oleh sekolah kami. Saat aku merebahkan badanku di tenda, handphone  ku berdering dan saat ku lihat panggilan dari dik Pratomo.
        "Mas Agung, sudah denger kalau adik Ema habis sakit" tanya nya dari ujung telpon
       " Belum, memang sakit apa ?" tanyaku melanjutkan pembicaraan.
       " Habis dirawat, sesek nafasnya sampai harus cuci darah" jawab adikku.
       "Deg rasa dalam hatiku, seakan aku kehilangan tenaga mendengar berita yang membuatku sedih.
Aku tidak menyangka dik Ema Wahyu yang selama ini sehat-sehat saja ternyata saat ini sakit, dan sakitnya cukup berat sampai harus cuci darah. Setelah mendengar berita dari dik Pratomo, sampai di rumah aku pun menelpon dik Ema Wahyu.
       "Assalamu alaikum , dik Ema Wahyu, bagaimana kabarnya?"  tanyaku
       "Baik, mas " jawabnya singkat
      "Kata dik Pratomo, kamu sakit sampai cuci darah segala, benarkah itu " tanyaku sambil ada   perasaan cemas.
       " Iya mas, nggak tahu kenapa, tahu-tahu sesak susah bernafas" jawab adikku
       " Ya sudah, jaga kesehatannya ya, jangan terlalu di forsir tenaganya dan semoga lekas sembuh ya" pintaku
        "Iya mas, nanti seminggu lagi suruh control ke rumah sakit" jawabnya kembali sambil menutup percakapan diantara kami.
       Setelah menelpon  dik Ema Wahyu perasanku agak tenang dan senang kalau dia sudah mulai membaik. Dik Ema Wahyu adalah ini satu-satunya adik perempuan, satu-satunya yang tidak sekolah diperguruan tinggi negeri dan satu-satunya yang tidak ingin menjadi guru. Sedangkan aku dan dik Pratomo menjadi guru. Dari awal memang dik Ema Wahyu berbeda dibandingkan aku dan dik Pratomo dari segi sekolahnya. Di SMA dan perguruan tinggi ditempuh di sekolah swasta.


       Setelah lulus dari SMA dik Ema Wahyu  meneruskan pendidikan dengan mengikuti kursus di IMKA Surakarta dan setahun berikutnya menuntut ilmu di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Surakarta jurusan keperawatan. Lulus dari UMS Surakarta dik Ema Wahyu mencoba mencari pekerjaan di Jakarta. Banyak lamaran yang dimasukkan di rumah sakit di Jakarta, hanya satu yang menerima untuk mengikuti seleksi yaitu di salah satu lab kesehatan di Kedoya walaupun pada kenyataannya tidak diterima. Lamaran yang lainnya rumah sakit  menolak dengan alasan perawat yang dibutuhkan lulusan dari SMK  sedangkan yang dari lulusan universitas menurut mereka ketinggian dari yang mereka harapkan. Akhirnya dik Ema Wahyu kembali di Surakarta menjadi salah satu staff pengajar di Sekolah Tinggi Perawat. Memang kalau sudah takdir, inginnya tidak menjadi guru ternyata takdirnya menjadi guru juga.
*****************
       Hari ini kamis aku berangkat bekerja seperti biasa menjadi pengajar di SMKN di Jakarta Pusat. Aktifitas yang kulakukan seperti biasa mengajar. Di sela-sela istirahat siang aku dikagetkan dengan kabar adikku Ema masuk rumah sakit lagi. Tanpa berpikir panjang hari itu aku langsung pulang kampung dengan mengendarai bis GM Mulia di Mampang Prapatan. Sampai Mampang jam 13.00 WIB sedangkan jam keberangkatan jam 14.00 WIB. Masih ada sekitar satu jam untuk menunggu. Tepat jam yang ditentukan bis yang aku tumpangi berangkat tetapi dengan penumpang yang belum terisi semua. Akhirnya bis bergerak sembari mencari penumpang di setiap perjalanan yang membuat diriku geregetan karena aku pengin cepat sampai.   
       Biasanya bis ke kampungku Wonogiri berangkat jam 14.00WIB langsung ke arah tujuan sampai terminal Baturetno sekitan jam 05.00 WIB pagi. Lah ini bis berangkat jam 14.00 WIB   sembari mencari penumpang akhirnya sampai di Cibitung jam 16.00 WIB yang biasanya di Cibitung jam 15.00 WIB, terlambat satu jam. Setelah lama menunggu akhirnya bis berangkat jam 17.00 WIB setelah kursi penumpang terisi semua.
       Perjalanan bis terasa lambat tidak seperti yang ku harapkan, karena aku ingin cepat ketemu dik Ema Wahyu. Biasanya kalau pulang kampung aku selalu cepat tertidur, untuk kali ini tidak. Mataku tak bisa terpejam, aku hanya membayangkan dik Ema yang terbaring sakit, aku hanya mengingat kondisi adikku. Selama ini adikku jarang sekali sakit, kalau pun sakit ya sakit biasa yang tidak pernah dirawat. Sekitar jam 19.30 WIB  handphone ku berdering, dan ternyata adikku Pratomo yang menelpon.
       "Mas..mas…, dik Ema meninggal " suara adikku terbata-bata sambil menahan tangis.
       " Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun….adikkuuu…" suara tangis ku pun pecah saat itu, aku tak bisa berkata-kata lagi. Ada penyesalan dalam diriku dengan meninggalnya dik Ema.
       "Mas langsung pulang ke rumah saja, nggak usah mampir di rumah sakit" kata adikku
       " Iya dik" jawabku lirih, sambil menyeka air mata yang tumpah tak henti-hentinya.
       Memang aku pulang ini ingin menjenguk adikku yang dirawat di rumah sakit Wonogiri. Jarak rumahku ke rumah sakit masih sekitar 30 km atau 1 jam perjalanan. Kata dik Pratomo, dik Ema Wahyu tidak tertolong karena proses cuci darah mengalami keterlambatan dan ada masalah teknis. Sebetulnya seminggu yang lalu dik Ema harus kontrol, tetapi karena dirasakan sudah enak dik Ema tidak melakukan kontrol kesehatannya.
       Adik Ema Wahyu, adikku perempuan satu-satunya harus meninggalkan kami terlebih dahulu di umur  27 tahun. Umur yang masih muda. Dalam karier sebentar lagi mau diangkat sebagai dosen tetap. Adikku juga lagi senang-senangnya membina rumah tangga yang baru berumur 2 bulan. Kalau mengingat semua itu kadang batinku tidak menerima dengan musibah ini. Kenapa hal tersebut menimpa adikku, menimpa keluargaku. Perasaan hatiku berkecamuk dan berpikir kemana-mana. Namun akhirnya semua pikiran negatifku ku hilangkan dan kukembalikan bahwa semua ini sudah takdir dari Allah Taala. 
       Akupun kembali menyadari bahwa semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Ibaratnya kita ini hanya sebuah titipan yang diambil kembali oleh sang pemiliknya. Benar sekali apa yang sering ku dengar dipengajian-pengajian bahwa  Allah Taala akan menguji setiap hambaNya  dengan berbagai musibah, dengan berbagai hal yang tidak kita sukai dengan hal yang tidak kita duga. Sungguh ada sesuatu yang tidak kita ketahui dibalik musibah tersebut. Maka bersabarlah dan berusahalah ridho dengan apa yang Allah Taala tetapkan. Seperti yang tersurat dalam Alquran bahwa semua kejadian atau musibah sudah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh).
       “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan   telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah” (Q.S. Al-Hadid : 22)
       Bis terus berjalan, dan menurutku semakin lambat saja seiring keinginanku pengin cepat pulang. Dan benar saja bis terlambat datang diterminal Baturetno, yang seharusnya sampai jam 05.00WIB  pagi dan ini sampai diterminal jam 11.00 WIB siang. Sampai dirumahku jam 12.00 WIB pas sholat jumat akan di mulai. Kebetulan almarhumah adikku dikuburkan setelah sholat jumat sehingga aku masih bisa melihat adikku untuk yang terakhir kali.
****************
       Setelah 2 tahun semenjak meninggalnya adikku, aku mendapat musibah lagi. Waktu itu hari Selasa, aku pulang mengawas UN di tahun 2014. Saat dirumah, aku dikagetkan suara handphone yang ternyata dari bapakku.
       " Mas, ini ada kabar duka ..ibumu meninggal " kata bapakku
       " Innalillahi wa inna ilaihi rajiun…ibu ku…" jawabku sambil meneteskan air mata.
       Ibu yang telah melahirkanku, yang sudah mengasuhku dan mendidikku dari kecil hingga sekarang akhirnya meninggalkan kami juga. Akupun bersedih lagi untuk yang kedua, aku mendapatkan musibah lagi. Duka ku ditinggal orang-orang yang ku cintai. Apalagi kalau mengingat kenangan-demi kenangan bersama ibuku kesedihan ini seakan tak berakhir. 
       Pada akhirnya kita sebagai makhluk-Nya, sebagai hamba-Nya hanya bisa pasrah saja dengan ketentuan Allah Taala. Semoga kita termasuk orang-orang yang bersabar ketika ketika menghadapi musibah, baik dengan hati lisan maupun anggota badan. Semoga kita selalu ridho dengan taqdir dari Allah SWT.

Kamis, 21 Maret 2019

MENGENAL LEBIH DEKAT BUS TINGKAT PUTERA MULYA



Persaingan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) diramaikan oleh datangnya armada baru akhir tahun 2016 dari PT Putera Mulya Sejahtera atau kita kenal dengan PO Putera MUlya. Untuk tahap awal PO Putera Mulya  menghadirkan dua unit bus doulbe decker atau bis tingkat. Bus ini ternyata bus yang pertama beroperasi di Pulau Jawa. Hadirnya bus tingkat ini disambut antusias oleh masyarakat, hingga nantinya akan ditambah lagi dua unit yang sama pada juni 2017. Dengan hadirnya bus double decker diharapkan transportasi menjadi andalan dan tidak disepelekan.Apalagi nanti kalau tol sudah selesai semua maka akan memudahkan perjalanan dan akan menyingkat  waktu perjalanan


Saat saya mengantar orang tua pulang kampung, saya bisa melihat lebih dekat bis double decker tersebut. Bahkan saya bisa melihat masuk ke dalam bis tersebut.

Selasa, 19 Maret 2019

SEPEDA MOTOR MOGOK



Sepeda motor suka mogok jalan, Coba cek masalah ini


Saat sepeda motor digas poll ternyata ada masalah, seakan kehabisan bensin dan akhirnya mogok di jalan. Setelah saya buka jok nya dan dibuka tutup bensin ternyata bensinnya masih banyak. Mogok ditengah saat kita kendarai sangat tidak enak, karena kita terburu-buru ingin ke tempat kerja akhirnya terganggu.Selain hal tersebut saat kita mengendarai sepeda motor kemudian mati mendadak ditengah jalan akan membahayakan pengendara di belakangnya.

Sepeda motor yang mati mendadak di tengah jalan kadang kala langsung membuat kita kebingungan atau kelimpungan apalagi ditempat yang banyak lalu lalang orang kadang membuat kita malu karena sepeda motor kita mati mendadak. Pengendara sepeda motor tidak semuanya mengetahui pengetahuan tentang sepeda motor sehingga tatkala sepeda motornya mati mendadak kita tidak mengetahui penyebabnya kenapa sepeda motor kita mati mendadak.

Sebagai pertolongan pertama kalau kita sudah yakin bensin masih banyak maka kita lihat busi masih ada nyala api tidak. Kalau masih ada  percikan api berarti system pengapian masih bagus.
Agar kita cepat menguasai sepeda motor kita yang mogok mendadak di jalan maka kita perlu tahu masalah ini.

Minggu, 17 Maret 2019

SOAL GAMBAR TEKNIK

SOAL LATIHAN
Mata Pelajaran        : Gambar Teknik
Kelas / Semester      : X TKR
Waktu                      : 60 Menit
Bentuk Soal            : Pilihan Ganda
Jumlah Soal            : 30 Soal

Pilihlah jawaban yang kau anggap benar  dengan menyilang huruf a,b,c,d atau e

1. Pada pensil gambar angka di depan H menunjukkan..
A. Tingkat kelunakan
B. Tingkat kekuatan
C. Tingkat kekerasan
D. Tingkat keindahan
E. Tingkat pemakaian

2. Pada pensil gambar angka di depan huruf B menunjukkan..
A. Tingkat keindahan
B. Tingkat kekuatan
C  Tingkat kekerasan
D. Tingkat kelunakan
E. Tingkat pemekaian

3. Jangka adalah alat untuk menggambar….
A. Angka
B. Garis lurus
C. Huruf
D. Lingkaran
E.  Segitiga

4. Sifat utama dari pensil HB adalah….
A. Keras
B. Lunak
C. Hitam
D. Lunak dan hitam
E. Sedang

5. Alat yang berguna untuk mempermudah dan mempercepat penggambaran bentuk garis yang agak sulit dibuat dengan alat gambar lainnya adalah….
A. Jangka
B. Mesin gambar
C. Penggaris segitiga
D. Pensil
E.  Mal

6.Pen / trek-pen setelah dipakai harus di :
A. Biarkan
B. Diam kan saja
C. Bersihkan
D. Cuci
E. Buang

7. Kertas yang dipakai untuk menyempurnakan gambar dengan menggunakan tinta  adalah….
A. Kertas A4
B. Kertas buram
C. Kertas HVS
D. Kertas kalkir
E. Kertas karton

8. Berikut ini ukuran kertas A2 adalah….
A. 841  X1.189 mm
B. 594  X   841 mm
C. 420  X   594 mm
D. 297  X   420 mm
E. Semua salah

9 . Kertas gambar yang memiliki ukuran  297 X 420 mm….
A. A1
B. A2
C. A3
D. A4
E. A5

10. Pernyataan-pernyataan dibawah ini merupakan fungsi atau kegunaan sepasang mistar segitiga, kecuali….
A. Membuat garis-garis sejajar
B. Membuat garis-garis saling tegak lurus
C. Membuat garis dengan sudut-sudut tertentu
D. Membuat garis lengkung parabola
E. Menarik garis gambar

11. Berikut merupakan sudut-sudut yang terdapat pada penggaris segitiga, kecuali…
A. 30°
B. 45°
C. 60°
D. 90°
E. 15°

12. Mistar gambar/penggaris mempunyai ukuran sudut…
A. mistar siku 30° dan mistar siku 90°/ 30°
B. mistar siku 45°dan mistar siku 60°/30°
C. mistar siku 60°dan mistar siku 90°/60°
D. mistar siku 90°dan mistar siku 90°/80°
E. mistar siku 120°dan mistar siku 180°/90°

13. Untuk membuat garis sejajar diperlukan peralatan….
A. Jangka
B. Mistar skala
C. Sepasang penggaris segitiga
D. Penggaris
E. Segitiga sama sisi

14. Untuk membagi  sudut 90° menjadi tiga bagian sama besar, diperlukan peralatan….
A. Penggaris
B. Jangka
C. Mistar skala
D. Sepasang penggaris segitiga
E. Segitiga sama sisi

15. Mal lingkaran digunakan untuk….
A. Membuat lingkaran
B. Membuat bentuk elips
C. Membuat lingkaran kecil
D. Membuat huruf
E. Membuat angka

16. Berikut ini beberapa aplikasi garis lengkung, kecuali….
A. Membagi garis menjadi dua sama panjang
B. Menggambar garis sejajar
C. Memindahkan sudut
D. Membagi sudut menjadi dua samabesar
E. Mencari titik pusat lingkaran

17. Ukuran penggaris segitiga yang digunakan hendaknya disesuaikan dengan….
A. Bentuk etiket
B. Bentuk garis
C. Luas bidang yang digambar
D. Setiap jenis gambar
E. Suatu peraturan

18 Skala yang dipergunakan jika gambar yang dibuat lebih kecil daripada aslinya adalah….
A. Skala pembesar
B. Skala pengecilan
C. Skala penuh
D. Skala sama
E. Skala utuh

19. Perbandingan ukuran linear pada gambar terhadap ukuran linear dari benda sebenarnya disebut….
A. Angka
B. Lebar garis
C. Garis ukuran
D. Skala
E. Standar gambar

20. Etiket disebut juga sebagai …
A. Tempat ukuran gambar
B. Kolom nama
C. Kolom keterangan
D. Kepala gambar
E. Keterangan bahan yang dipakai

21. Kolom peringatan pada etiket khusus digunakan untuk …
A. Mencatat peringatan-peringatan yang bersangkutan dengan masalah gambar
B. Mencatat khusus mencatat nilai yang didapatkan
C. Mencatat khusus untuk mencantumkan jenis kesalahan gambar yang dibuat
D. Mencatat khusus kesalahan garis-gambar yang dikerjakan
E. Mencatat khusus kesalahan penempatan ukuran pada gambar

22. Letak etiket gambar berada di….
A. Sudut kanan atas
B. Sudut kiri atas
C. Sudut kiri bawah
D. Sudut kanan bawah
E. Tengah-tengah




23. Pada gambar etiket diatas, nomor berapakah yang menunjukkan keterangan judul dan ukuran kertas gambar….
A. 1 dan 2
B. 4 dan 5
C. 11 dan 10
D. 10 dan 8
E. 7 dan 11

24. Pada gambar etiket di atas, kotak etiket no 1 dan 4 menunjukkan keterangan keterangan judul dan ukuran kertas gambar….
A. Satuan dan tanggal
B. Skala dan digambar
C. Keterangan dan no gambar
D. Nama sekolah dan proyeksi
E. Judul dan ukuran kertas

25. Pada setiap gambar yang telah selesai dibuat harus dituliskan …
A. Nama yang membuat
B. Tanggal penyelesaian
C. Berapa skala yang dipakai
D. Nama gambar
E. Ukuran yang digunakan

26. Jenis gambar yang mengilustrasikan tentang teknik disebut….
A. Isyarat
B. Ilustrasi
C. Gambar teknik
D. Rencana kerja
E. Diagram

27. Gambar disebut juga sebagai….
A. Media cetak
B. Bahasa teknik
C. Ekspresi
D. Imajinasi
E. ilustrasi

28. Pernyataan yang tepat mengenai fungsi gambar adalah….
A. Menerangkan rangkaian yang akan dirakit
B. Menyuplai komponen yang pernah dibuat
C. Menyimpan komponen yang pernah diproduksi
D. Sebagai media penyampai informasi
E. Menerangkan bentuk fisik komponen

29. Berikut ini pernyataan yang tepat untuk menggambarkan arti gambar teknik, kecuali
A. Bersifat tegas
B. Terdiri dari garis-garis berstandar
C. Terdiri dari simbol-simbol berstandar
D. Terdiri dari tulisan tegak yang berstandar
E. Tidak ada jawaban yang tepat

30.Tujuan utama dalam mempersiapkan kelengkapan alat-alat sebelum menggambar adalah...kecuali
A. Tidak banyak waktu terbuang
B. Hasil tidak banyak salah
C. Hasil gambar standar
D. Hasil gambar yang bersih
E. Hasil tidak maksimal

LIKA LIKU CINTAKU


         Aku dibesarkan di sebuah desa kecil didaerah Wonogiri, Jawa Tengah. Desaku waktu itu belum ada aliran listrik. Untuk menuju ke daerahku harus melewati jalan bebatuan yang agak susah. Namaku Satria dengan umur 30 tahun memiliki wajah yang biasa saja. Aku orangnya supel dan mudah bergaul sehingga banyak teman termasuk para wanita yang menyukaiku. Bapakku bernama pak Sukarto dan ibuku bernama ibu Suyati. Bapak dan ibuku seorang petani dengan tanah garapan sawah 2 petak kecil. Untuk kehidupan sehari-hari keluarga ku hidup pas-pasan.Walaupun hidup pas-pasan keluarga ku nampak bahagia. Orang tuaku  mempunyai 2 anak yaitu aku Satria dan adikku Yuliani. 
          Keluargaku pekerja keras hingga aku bisa menyelesaikan sekolah SMA dan dengan bantuan saudaraku bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan adikku Yuliani sekarang duduk dibangku SMA. Untuk saat ini aku sudah bekerja di Jakarta sebagai guru di sebuah SMK Negeri. Aku menjadi guru honorer dengan gaji yang kudapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aku juga menjadi pengajar di lembaga bimbel SD di Jakarta Selatan sepulang dari mengajar. Setiap hari Minggu aku berjualan di lapangan Gelora Senayan sekedar menambah penghasilan. 
         Sebelum bekerja di Jakarta, aku pernah menjalin asmara dengan Ratna gadis ayu yang mempunyai senyum yang menawan. Berkulit kuning langsat dan mempunyai potongan rambut pendek. Ratna orangnya baik dan mudah bergaul pula sehingga banyak pemuda desanya yang mengejar cintanya. Beruntunglah aku mendapatkan cinta Ratna. Aku mengenal Ratna semenjak SMP dan saat SMA aku menaruh rasa cinta padanya. Cintaku bersemi dibangku SMA. Saat  sekolah setiap hari kami datang dan pulang sekolah selalu bersama. Saat aku kerumahnya kukatakan cinta dan Ratna menerimanya.   
          Cinta saat SMA memang begitu indah dan menyenangkan. Kedekatan kami juga sudah diketahui kedua orang tua masing-masing dan tidak ada keberatan antar orang tua. Mereka menganggap kedekatan kami masih seperti teman biasa. Benar saja cinta kami harus berpisah saat kami lulus dari SMA.
" Ratna setelah SMA kamu mau melanjutkan sekolah nggak "? tanyaku saat pulang sekolah
" Aku nggak sekolah Satria, aku ingin kerja saja" jawab Ratna.
Itulah percakapan terakhir kami sebelum berpisah selepas dari SMA. Maka sejak perpisahan itu kami tidak bertemu, Ratna bekerja di Sukoharjo sedangkan aku dengan bantuan dana dari saudaraku meneruskan sekolah di Solo. 
          Lima tahun berlalu, tanpa sengaja kami bertemu saat aku pulang dari Solo dan Ratna pulang dari Sukoharjo. Saat kami bertemu nampak ada perubahan pada dirinya. Ratna menjaga jarak denganku. Sebelum kami berpisah Ratna mengatakan bahwa dia akan menikah dengan rekan kerjanya. Mendengar berita tersebut aku kaget dan nggak terima. Jiwaku berontak  badanku lemas seakan tidak ada kekuatan.
“Ratna benarkah yang kau katakan “ tanyaku lirih.
“Iya benar, Satria. Orang tuaku telah menjodohkan aku dengan Rustam.” jawabnya
Akhirnya pertemuan yang tidak sengaja tersebut meninggalkan kesedihan dihatiku setelah mengetahui Ratna sudah bertunangan dengan rekan kerjanya. Hatiku hancur mendengar hal tersebut maka setelah lulus aku mengembara ke Jakarta untuk menghilangkan bayangan Ratna.
*****
         Setelah bekerja selama 6 bulan di Jakarta aku berkenalan dengan gadis tetangga kontrakan. Aku berkenalan dengan Sarah gadis dari Pekalongan dengan perawakan tinggi semampai, berkulit hitam manis dan baik hati. Sarah bekerja di sebuah kantor di Tanah Abang. Awal pertemuan yang tidak sengaja yaitu saat Sarah salah menegurku yang dia kira aku teman SMA nya. Ternyata kesalahan ini membuat jalan perkenalanku. Hubunganku dengan Sarah semenjak perkenalan itu semakin akrab saja. Tiap ada kesempatan diwaktu istirahat pasti Aku menelepon Sarah hanya sekedar mengabarkan keadaannya.
“Assalamu alaikum Sarah, bagaimana kabarmu “? sapaku diujung telepon
“Wa alaikum salam, mas Satria. Kabarku baik-baik saja” sahut Sarah
“ Bagaimana hari Minggu kita main yuk ke Monas “ ajakku
“ Ngapain ke Monas, emang nggak ada tempat lain ya “ canda Sarah
“ Monas kan gampang ke sananya dan nggak banyak ongkos “ jawabku polos.
“ Baiklah kalau begitu, aku dijemput ya “ pinta Sarah
“Ok..” balasku dengan penuh kegirangan.
          Akhirnya waktu yang ditentukan tiba untuk pergi ke Monas. Aku menjemput Sarah untuk menjalin hubungan yang lebih baik lagi. Disana kita bercerita dan bercanda sehingga aku sudah mulai bisa melupakan sosok Ratna cinta pertamaku. Kami menutup jalan-jalan di Monas dengan perasaan bahagia dan mulai lah tumbuh perasaan suka diantara kami. Akhirnya setiap hari Minggu aku selalu melewatkan bersama dengan Sarah pergi ke tempat rekreasi di Jakarta.
*****
        Sore itu aku pulang mengajar ikut bus kota mengarah ke Blok M. Seperti biasa bus kota penuh dengan penumpang, membuat aku harus berdiri. Disaat bus kota akan memasuki terminal Blok M, aku kaget saat pandanganku menatap gadis yang sedang duduk di bus kota tersebut. Gadis yang tak asing lagi bagiku yaitu Ratna, teman sekolahku yang menjadi cinta pertamaku. Akhirnya kudekati Ratna dan kuajak turun diterminal Blok M. Kami menyusuri terminal Blok M menuju taman yang berada di area terminal Blok M. Di bawah pohon yang rindang akhirnya aku memulai obrolan.
“ Ratna, kok kamu ada di Jakarta?” tanyaku
“Iya Satria, aku sudah seminggu bekerja di Jakarta” jawabnya.
“ Bukannya kamu juga mau menikah dengan rekan kerjamu “ tanyaku lagi sembari menatap wajah Ratna.
“ Tidak jadi Satria, rekanku menggagalkan pertunangan kami dan menikah dengan gadis tetangganya dikampung “ jawab Ratna dengan lugasnya tanpa ada kesedihan sedikitpun.
Aku yang mendengarnya sebetulnya sedih tetapi juga bahagia. Sedih karena Ratna tidak jadi menikah. Sedangkan bahagia karena ada kesempatan untuk menyambung lagi percintaan kami yang sempat terputus.
“Berarti kamu sekarang sendiri lagi dong” tanyaku dengan semangat
“Iya Satria, aku sendiri lagi “ jawabnya
“Ya sudah kita sambung kembali cinta kita yang pernah putus yuks” ajakku kepadanya
“Memang Satria  masih mau denganku, kan aku pernah mengecewakanmu”jawabnya sambil meneteskan air mata. Nampak Ratna menangis mungkin ingat bahwa dia dulu pernah mengkhianatiku.
“ Sudahlah yang berlalu biarlah berlalu, mari kita sambung lagi tali yang pernah putus” ajakku.
Ratnapun menganggukkan kepala tanda setuju sambil mengusap air matanya.
Akhirnya di terminal Blok M kuputuskan untuk kembali lagi menjalin cinta dengan Ratna teman sekolahku. Namun aku harus berterus terang dengan Sarah gadis manis yang ku kenal di Jakarta yang sudah hadir mengisi hari-hariku.
*****
         Aku bertemu dengan Sarah di TMII, tempat yang sudah kita sepakati bersama. Setelah bertemu aku ingin mengutarakan apa yang sudah kuputuskan untuk berpisah dengan Sarah. Belum sempat aku berbicara dengannya, Sarah mengatakan bahwa orang tuanya menunggu kedatanganku dirumahnya untuk segera meminangnya, untuk segera menikahinya. Mendadak kepalaku pusing mendengar hal yang diluar dugaanku. Padahal sebelumnya aku sudah putuskan untuk kembali menjalin cinta dengan Ratna. Sarah kuanggap masih dalam masa penjajakan tetapi ternyata orang tuanya berpikir lebih dan mengharapkan ku cepat melamarnya.
“Satria, mengapa kau malah diam” tanya Sarah membuyarkan pikiranku yang bingung.
“Sarah, boleh aku berbicara terus terang “ tanyaku pada Sarah
“ Boleh, kenapa tidak “ jawabnya.
 “Begini Sarah, aku mengenalmu, dan mulai memahamimu bahkan sudah mulai tumbuh benih-benih cinta dihatiku. Namun aku harus berterus terang bahwa aku bertemu lagi dengan Ratna yang pernah aku cintai, jadi mohon ridhamu aku harus memilih Ratna ya “ pintaku.
Sarah yang mendengar penjelasanku awalnya tidak menerimanya dan marah padaku, namun dengan penjelasan yang lama, akhirnya Sarah pasrah dan menerima keputusanku.
        Akhirnya aku meneruskan cintaku yang pernah hilang dengan Ratna dan karena aku terhimpit dua cinta maka harus ada cinta lain yang dikalahkan. Aku bukan sengaja mempermainkan hati wanita, tetapi keadaanlah yang membawa aku harus memilih salah satu wanita tersebut dan tidak ada niatan untuk menyakiti hati seorang wanita
                                                              ==Tamat==

Kamis, 14 Maret 2019

KEPALSUAN CINTA




Dulu kau gadis pendiam dan pemalu
Akupun tak pernah  memperhatikanmu
Entah mengapa seiringnya waktu
Ada benih cinta bersemai dihatiku

Saat cintaku tumbuh dan bersemi
Kau lupakan ikatan janji suci
Cinta yang kuberi  kau balas duri
Kau tega hancurkan semua ini

Terbayang kembali  cerita cintaku
Kau mengiba mengusik sukmaku
Namun cintaku kau campur dustamu
Kau bilang rindu  ternyata  palsu

Sungguh cerdas cintaku kau dustai
Dusta yang meruntuhkan kesetiaan ini
Kebahagian yang kita damba telah mati
Kepalsuan cintamu menyakiti hati

Rabu, 13 Maret 2019

KUNCI RUMAH TANGGA HARMONIS



      Kunci utama keharmonisan sebenarnya terletak pada kesepahaman hidup suami dan isteri. Karena kecilnya kesepahaman dan usaha untuk saling memahami ini akan membuat keluarga menjadi rapuh. Makin banyak perbedaan antara kedua belah fihak maka makin besar tuntutan pengorbanan dari kedua belah fihak.Jika salah satunya tidak mau berkorban maka fihak satunya harus banyak berkorban.Jika pengorbanan tersebut telah malampaui batas atau kerelaannya maka keluarga tersebut terancam.Maka fahamilah keadaan pasangan, baik kelebihan maupun kekurangan yang kecil hingga yang terbesar untuk mengerti sebagai landasan dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Membina keharmonisan rumah tangga akan berhasil tergantung dari penyesuaian antara kedua belah fihak dan bagaimana mengatasi kesulitan-kesulitan, maka kedua belah fihak harus memperhatikan:

1. Menghadapi kenyataan. Suami isteri perlu menghadapi kenyataan hidup dari semua yang   terungkap dan tersingkap sebagai suatu tim, dan menanggulanginya dengan bijaksana untuk menye-lesaikan masalah.
2. Penyesuaian timbal balik. Perlu usaha terus menerus dengan saling memerhatikan,mengungkapkan cinta dengan tulus, menunjukkan pengertian, penghargaan dan saling memberi   dukungan, semangat.
3. Latar belakang suasana yang baik. Untuk menciptakan suasana yang baik, dilatar belakangi oleh pikiran-pikiran, perbuatan dan tindakan yang penuh kasih sayang. Maka macam-macam perasaan jengkel, kecewa, tidak adil yang bisa menimbulkan prasangka, curiga yang mewarnai suasana hubungan suami-isteri dan mempengaruhi hubungan intim mereka harus di jauhi.

Kesibukan atau kegiatan yang berlebihan pada suami atau isteri, sehingga tersita waktu untuk memupuk dan memelihara suasana baik, akrab akan mengganggu hubungan intim. Karena itu diperlukan usaha untuk menciptakan suasana dengan memperhatikan:
1. Masing-masing tidak kehilangan individualitas.
2. Azaz berbagi bersama diterapkan seluas mungkin
3. Berusaha menjauhkan dan menghentikan kebiasaan atau cara yang tidak disenangi suami atau isteri
4. Setiap tindakan dan keputusan penting harus dibahas terlebih dahulu untuk memelihara kepercayaan dan kerjasama antar pasangan.
5. Setiap pasanga hendaknya menambah kebahagiaan pasangannya.

Karenanya dalam kehidupan rumah tangga, para anggota keluarga terutama suami istri harus menjaga dari hal yang membuat hilangnya cinta kasih tersebut.
1. Jagalah diri dari watak yang keras untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
2. Perlakukan orang lain dan keluarga dengan penuh perhatian dan menjaga dari perbuatananiaya untuk menciptakan iklim yang harmonis.
3. Jaga ucapan buruk agar anggota keluarga merasa aman dan tentran agar keluarga tetap harmonis

Keluarga  harmonis yang kita inginkan akan berhasil kalau landasan utama yang dipakai adalah agama.  Apabila suami istri dan anggota keluarga mempunyai pengetahuan agama yang baik insya Allah keluarga harmonis yang kita inginkan akan tercapai.

                                                   ====0000=====

HAKEKAT GURU

HAKEKAT GURU Pengertian guru menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti orang yang mengajar. Jika profesinya mengajar baik di seko...