Sabtu, 13 November 2021

KESERUAN SEPEDA HIAS DI SIMPANG LIMA SEMARANG

Simpang Lima terletak diKota Semarang, ibukota propinsi Jawa Tengah. Dulu saya sering mengikuti kiprah PSIS Semarang. Berita tentang Semarang sering terdengar, namun belum pernah kekota atlas tersebut. Simpang lima adalah sebuah lapangan yang berada dipusat kota Semarang. Lapangan ini disebut juga lapangan Pancasila. Simpang lima merupakan pertemuan dari lima jalan yang menyatu yaitu Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada dan Jalan Ahmad Dahlan.

Simpang Lima dijadikan sebagai pusat alun-alun Semarang. Sekarang menjadi landmark kota Semarang, merupakan ruang terbuka yang bisa digunakan masyarakat Semarang atau pendatang yang ingin menikmati kota Semarang. Lama hidup di Jawa Tengah, saya baru bisa menikmati keramaian Simpang Lima pada bulan Oktober 2021. Kebetulan mengantar anak yang kuliah di Semarang. Maka sekarang sekalian mengantar maka sembari mampir ke tempat-tempat wisata.

Berangkat dari Tangerang Selatan, jam 05.30 WIB dengan beberapa kali istirahat sampai Semarang jam 13.00 WIB. Sekarang ke kota-kota di Jawa Tengah bisa ditempuh lebih cepat semenjak adanya tol. Biasanya saat pulang kampong ke Wonogiri dari pintu tol Serpong langsung ke pintu tol Colomadu (Solo). Sekarang semenjak anak kuliah di Semarang, maka akan sering berkunjung ke Semarang. Masuk pintu tol Serpong keluar pintu tol Tembalang.

Kawasan Simpang Lima menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi dari Simpang Lima terlihat potret kota Semarang yang modern. Selain itu beberapa bangunan besar terletak di jalan protokol tersebut. Disekitarnya juga berdiri hotel-hotel berbintang dan pusat perbelanjaan. Ada hotel Ciputra, hotel Horison, hotel Graha Santika, mall Ciputra, plaza Simpang Lima dan lain-lain.  

Saat malam hari  di Simpang Lima terdapat sepeda hias atau becak hias dengan lampu warna warni.  Dengan berbagai hiasan, ada hiasan berbentuk kuda terbang, doremon dan macam-macam hiasan yang lain. Pengunjung yang ingin naik dalam satu putaran dengan harga min Rp 35.000 untuk sepeda hias yang kecil dan sekitar Rp 50.000 untuk becak hias. Pengunjung bisa mendapatkan harga dibawah itu jika bisa menawarnya. Saya pun ikut mencoba menaiki sepeda hias untuk satu putaran. Saat mengayuh terasa ringan namun untuk membelokkan terasa berat, lumayan buat olah raga dimalam hari.

Keramaian Simpang Lima semakin lengkap dengan permainan anak-anak. Naik sepeda kecil, sepeda motor kecil dan mobil-mobilan. Pedagang Jagung dan sosis bakar ikut meramaikan malam hari. Lalu lalang kendaraan di Jalan Raya Simpang Lima menjadi pelengkap potret kehidupan kota Semarang. Kepada rekan-rekan yang mampir di Semarang jangan lupa untuk singgah di Simpang Lima untuk menikmati malam.

========

Menulislah setiap hari, buktikan apa yang terjadi (Om Jay)

 

2 komentar:

  1. Mana fotonya Mas, biar bisa bayangkan sebelumnya simpang lima Semarang. Maklum hanya bisa membayangkan aja...👍👍👍👍

    BalasHapus
  2. Penasaran pingin hadir juga di simpang lima Semarang

    BalasHapus

HAKEKAT GURU

HAKEKAT GURU Pengertian guru menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti orang yang mengajar. Jika profesinya mengajar baik di seko...